oleh

Dugaan Pungli PTSL Di Desa Pakandangan Sangra Sumenep, Dilaporkan LSM JCW

SUMENEP, MPI – Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Terindikasi banyak dugaan di manfaatkan oknum perangkat Desa dengan membebankan biaya yang bertentangan dengan peraturan surat keputusan bersama (SKB) 3 Menteri.

koordinator Lsm jatim corruption watch (JCW) Jawa Timur Abdurrahem resmi melaporkan kasus dugaan tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Negeri Sumenep, Dengan Nomer Lapor 824DPR.JCW.JTM/1/2020

Berita Online Nasional >>>

Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim LSM Jatim Corription Watch (JCW) Jawa Timur terhadap program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) atau sebelumnya disebut PRONA.

“Pada tahun 2018 di Desa Pakandangan Sangra kecamatan Bluto kabupaten Sumenep, setiap warga yang ingin mengajukan sertifikat tanah yang melalui program PTSL masyarakat harus membayar uang sebesar Rp 400.000 (empat ratus ribu rupiah) per sertifikat kepada perangkat Desa, Apel (Kepala Dusun, red) ada yang sama KAUR, juga BPD ,” Ucap Rahem. Selasa, (28/01/2020)
.
Lebih Lanjut Rahem Sapaan Akrabnya, masyarakat dari Desa Pakandangan sangra sangat berharap kasus ini secepatnya di proses hukum bagi siapa saja yang terlibat didalamnya dengan se adil adilnya, 20 orang siap jadi saksi nanti bila dibutuhkan oleh kejaksaan negeri Sumenep.

“Saya akan selalu memantau dan mengawal kasus ini sampai tuntas,” Tegasnya

sebagaimana diketahui dalam putusan SKB 3 menteri nomor 25 tahun 2017 yang terdiri dari menteri ATR,menteri dalam negeri,dan menteri Desa pembangunan daerah tertinggal pulau jawa dan Bali biayanya untuk pengajuan sertifikat dari program (PTSL) sebesar Rp150.000 per sertifikat.

Laporan: ABR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed